Gelar Halaqoh Kebangsaan, Muhammadiyah Ingin Sinergi dengan Pemerintah

1



YOGYAKARTA– Ingin menguatkan sinergi dengan pemerintah, Majelis Pendidikan Tinggi Pengurus Pusat Muhammadiyah menggelar Halaqoh Kebangsaan. Kegiatan tersebut dilangsungkan selama dua hari, Rabu dan Kamis (21-22/11/2018) di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Jl. Brawijaya, Geblagan, Tamantirto, Kasihan, Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Ketua Halaqoh Kebangsaan, Zuhri Qodir mengungkapkan Halaqoh Kebangsaan Menuju Indonesia Berkemajuan tersebut diikuti pengurus Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Pimpinan PP Aisyiyah, Pimpinan Wilayah Muhammadiyah dan Aisyiyah, serta Pimpinan Daerah Muhammadiyah dan Aisyiyah yang ada di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah (DIY-JATENG).

Halaqoh Kebangsaan atau pertemuan nasional untuk kebangsaan dan keindonesiaan, , kata Zuhri, merupakan rangkaian peringatan Milad ke 106 tahun Muhammadiyah,

“Tujuannya adalah untuk melakukan sinergi bersama antara pemerintah dan muhammadiyah dalam hal membangun keindonesiaan atau membangun bangsa ini agar lebih maju, agar lebih damai, agar lebih sejahtera, untuk semua warga negara yang ada di Indonesia,” tuturnya di sela-sela kegiatan di Gedung E.6, Lantai 5, Ruang Amphi Teater UMY, Kamis (22/11/2018).

Zuhri mengungkapkan, harapan dari kegiatan Halaqoh Kebangsaan adalah menjadi sarana sosialisasi terhadap hal-hal yang dikerjakan Muhammadiyah dan oleh pemerintah kepada warga Muhammadiyah. Hal itu menurutnya penting untuk membangun sinergitas antara Muhammadiyah dan pemerintah dalam memajukan bangsa dan negara.

“Hal yang sama adalah sebaliknya (sosialisasi) dari Muhammadiyah kepada pemerintah dalam hal membangun bangsa ini lebih baik ke depan,” imbuhnya.

Halaqoh Kebangsaan dalam rencana awal mengundang sejumlah pejabat tinggi negara, antara lain Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri) Jenderal Pol Tito Karnavian, Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Efendi, Menteri Riset dan Teknologi Pendidikan Tinggi (Menristek Dikti) Mohamad Nasir, Menteri Koordinator Politik Hukum dan HAM (Menkopolhukham) Jenderal (purn) Wiranto.

Sementara dari PP Muhammadiyah sendiri yang diundang Ketua Umum (Ketum) PP Muhammadiyah Haedar Nashir, Pimpinan PP Aisyiyah dan Majelis Pendidikan Tinggi PP Muhammadiyah. (*)

comments icon 0 comments
0 notes
35 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *