Jokowi-JK Berhasil Bawa Indonesia Menuju Revolusi Industri 4.0

1


Industri – Tulang Punggung Ekonomi Indonesia.

Tak terasa pemerintahan Joko Widodo dan Jusuf Kalla telah memasuki tahun kelimanya. Berbagai sektor telah merasakan manfaat dari kinerja memuaskan pemerintahan Jokowi-JK. Sektor industri manufaktur menjadi salah satunya.

Mulai dari skala kecil hingga besar, pertumbuhan industri manufaktur selama periode pemerintahan Jokowi-JK mengalami pertumbuhan signifikan. Dalam jangka waktu 2014-2017 misalkan, tumbuh sebanyak 5.898 unit usaha kelas menengah, sehingga semula pada 2014 jumlahnya 25 ribu menjadi 31 ribu dalam waktu tiga tahun. Untuk sektor usaha kecil, dalam empat tahun kenaikan pelaku usaha tumbuh hampir di angka 1 juta! WOW

Hasil positif tersebut tentu didorong oleh upaya Jokowi-JK memberi angin segar dengan menciptakan iklim bisnis yang kondusif melalui paket kebijakan ekonomi serta kemudahan dalam perizinan usaha. Hasilnya, arus investasi pun semakin deras menuju tanah air..

Belum lagi bicara soal kebijakan strategis yang mendukung seperti ketersediaan bahan baku, pembangunan infrastruktur, kelancaran arus logistik, dan penurunan harga gas industri. Ini yang akan mendorong pula investasi dan ekspansi di sektor industri. Saat ini juga sudah dikembangkan 13 kawasan industri baru dan 22 sentra IKM baru.

Dampaknya, pertumbuhan industri serta investasi memberikan multiplier effect bagi perekonomian nasional, seperti perluasan lapangan kerja, peningkatan kualitas hasil produksi serta nilai ekspor.

Ngga percaya? Nilai ekspor produk industri pada semester-1 2018 berhasil menyumbang kontribusi sebesar 71,59% dari total ekspor nasional yang mencapai USD88,02 miliar! Artinya produk-produk industri manufaktur dalam negeri kini sudah banyak berbicara di level global. Belum lagi soal penyerapan tenaga kerja yang mencapai 13 persen.

Selama hampir 5 tahun mengabdi kepada negara, Jokowi-JK telah membuktikan komitmennya dalam meningkatkan daya saing bangsa. Hal tersebut ditunjukkan dari nilai tambah industri, indeks daya saing global, peringkat manufacturing value added (MVA) serta pangsa pasar industri nasional terhadap manufaktur global. Bahkan, merujuk data The United Nations Industrial Development Organization (UNIDO), Indonesia berhasil naik tiga peringkat menjadi ranking ke-9 pada 2018 lalu.

Jokowi Siapkan Indonesia di Era Revolusi Industri 4.0!

Sadar bahwa dunia memasuki era revolusi industri 4.0, Pemerintah pun telah menyiapkan program-program agar generasi Indonesia siap bersaing dengan negara lain.

Program pendidikan vokasi dikembangkan agar link and match terhadap berbagai sektor industri. Program ini telah berhasil menggandeng 2.700 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). Program ini ke depannya akan terus digulirkan dalam rangka peningkatkan kompetensi dalam hal pengetahuan dan pengalaman Sumber Daya Manusia (SDM) untuk memenuhi kebutuhan industri menghadapi tantangan saat ini dan masa yang akan datang.

comments icon 0 comments
0 notes
10 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *