ILI : Banyak Kaum Emak Tertipu Akun Ganteng di Sosmed

2


Kebumen – Direktur Eksekutif Institut Literasi Indonesia Imam Nur Hidayat mewanti-wanti para pengguna media sosial (medsos) agar tidak mudah percaya dengan orang baru. Hal ini melihat, banyak pengguna medsos, khususnya perempuan dari yang muda sampai yang sudah emak-emak yang menjasi korban “cinta” akun-akun ganteng di medsos.

“Kita bisa melihat di grup Facebook WSC (Waspada Scammer Cinta) misalnya, banyak mengabarkan perempuan yang jadi korban akun ganteng,” jelasnya, saat mengisi Literasi Media Sosial di Kebumen, Senin (22/04/2019).

Lanjut Imam, ada sejumlah karakter akun ganteng dari pakaian gaul hingga dengan fashion formal seperti TNI dan Polri. Dari yang kesannya orang baik atau tidak cabul, sampai akun yang rayuan cabul. Ciri khusus rayuan cabul dengan video call, efeknya lebih parah. Karena selain menipu juga biasanya memeras korban dengan akan menviralkan (menyebarkan) foto atau video bugilnya jika tidak mau memberi.

“Intinya jangan mudah percaya dengan orang baru di medsos. Kalau bisa tidak usah percaya sekalian lebih aman. Atau tanya ke teman atau saudara yang cowok untuk menganalisa,” tambahnya.

Ia pun berharap, perempuan baik muda ataupun yang sudah emak-emak agar tidak mengobral nafsu ketika melihat akun ganteng di medsos. Imam pun menegaskan, melihat keprihatinan ini, para perempuan muda dan emak-emak penting belajar literasi medsos.

2 recommended
comments icon 0 comments
0 notes
196 views
bookmark icon

Write a comment...

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *